Mother Nature Ministries

Orang & Keluarga

For Nature. For Future. For Life.

Ilustrasi orang-orang di taman hijau

Orang & Keluarga

Tempat di alam bagi orang-orang dari berbagai latar belakang.

MNM ingin berkontribusi pada alam yang dapat diakses, pertemuan dan makanan yang dapat diakses. Keluarga, lajang, dan orang-orang dari generasi dan kondisi kehidupan yang berbeda harus bisa merasa diterima. Dengan inisiatif baru, kami ingin mendengarkan apa yang dibutuhkan dan dapat ditanggung oleh masyarakat.

Ketahanan pangan dalam kehidupan sehari-hari

Kerangka kerja FAO juga menghubungkan ketahanan pangan dengan akses, pemanfaatan dan kontinuitas. [7] Bagi MNM, ini berarti bahwa inisiatif pangan harus mempertimbangkan keterjangkauan, aksesibilitas, dan distribusi hasil panen. Kemungkinan-kemungkinan yang dimiliki rumah tangga adalah bagian dari desain, bukan sekedar evaluasi setelahnya.

Hutan pangan dan wilayah keluarga

Kami ingin menjelajahi tempat-tempat di mana orang-orang bersama-sama merawat tanah, menanam makanan, dan bertukar pengalaman. Dalam denah dasarnya, domain keluarga merupakan konsep ikatan langsung antara manusia dengan lingkungan hidupnya. Proposal tersebut bukan merupakan tawaran tanah, perumahan atau keanggotaan yang sudah ada.

Kunjungan alam bulanan

Rencana dasar menyebutkan kunjungan bulanan gratis ke hutan pangan atau wilayah keluarga, yang bertujuan untuk perdamaian dan kesejahteraan. Kami ingin menyelidiki terlebih dahulu tempat mana, bimbingan dan pembiayaan yang diperlukan untuk ini. Tanggal konkrit dan aksesnya hanya akan diumumkan kapan suatu kegiatan dapat dilaksanakan. Tidak ada perawatan medis atau hasil terapeutik yang dijanjikan.

Taman yang terjangkau

MNM ingin menjajaki pilihan tempat wisata alam yang menarik dengan iuran bulanan yang wajar. Tujuannya agar rumah tangga dengan pendapatan rata-rata juga bisa berpartisipasi. Kami juga ingin melihat akses apa saja yang mungkin bagi masyarakat dengan daya beli rendah. Lokasi, tarif dan ketentuan belum ditentukan.

Semua orang menerima dengan hormat

MNM ingin mempertemukan orang-orang dari agama, latar belakang budaya, dan komposisi keluarga yang berbeda. Rasa hormat, harkat dan martabat manusia serta kesepakatan yang jelas mengenai pemanfaatan suatu tempat menjadi titik tolaknya.